Seberapa Kenalkah Anda pada Jakarta?

Seberapa Kenalkah Anda pada Jakarta?

Kisah lawas di balik layar penggarapan artikel interaktif tutur visual harian Kompas bertopik ulang tahun ke-489 DKI Jakarta

Suatu waktu pada 2016, ketika ulang tahun ke-489 Jakarta mendekat, seorang editor Kompas menginformasikan bahwa dia hendak menayangkan foto-foto lama Jakarta karya jurnalis di laman Tutur Visual. Kami pun berdiskusi mengenai cara menyajikannya kepada pembaca.

Si editor menyarankan untuk membuat penyalindra foto, seperti pernah kami lakukan saat menyambut ulang tahun ke-70 Republik Indonesia. Saya merasa kurang tertantang karena penyajiannya bakal bersifat satu arah. Saya ingin pengguna ikut berinteraksi dengan konten.

Acuannya adalah setahun sebelumnya The New York Times menayangkan artikel mengenai ujian geografi sopir taksi di New York, AS. Artikel tersebut ditautkan dengan laman kuis untuk menguji pemahaman pembaca soal lokasi-lokasi di New York.

Kami pikir ada baiknya mengadaptasi ide artikel tersebut, hanya saja kali ini pengguna memilih lokasi di peta berdasarkan informasi dari foto-foto lawas. Si editor setuju dengan konsep tersebut.

Tantangan berikutnya adalah meyakinkan si editor bahwa konten Tutur Visual kali ini hanya berisi sejumlah foto beserta teks pendek petunjuk agar pengguna fokus pada kuis. Salah satu ciri khas konten Tutur Visual Kompas adalah tulisan panjang, dan biasanya tidak bisa diganggu gugat.

Tanpa dinyana si editor setuju soal teks pendek tersebut, dan meminta agar laman tetap mencantumkan teks pengantar serta keterangan mendetail mengenai foto.

Kami menyiapkan tata letak sederhana yang menampilkan teks petunjuk dan foto lawas beserta kredit foto. Di bawah kedua elemen ini, peta Google ditampilkan beserta petunjuk bagi pengguna untuk mengeklik/mengetuk lokasi di peta. Teks keterangan mendetail foto hanya ditampilkan setelah pengguna mengetuk lokasi di peta.

Img

Isu selanjutnya bukanlah masalah koordinat lokasi karena ini sudah disediakan di awal, melainkan bagaimana menentukan batasan posisi yang dipilih pengguna masuk kategori tepat atau melenceng.

Kami memutuskan untuk menggunakan polygon sebagai penanda lokasi yang tepat. Bentuknya disesuaikan dengan bentuk bangunan/lokasi tampak atas. Jika pengguna mengetuk lokasi yang berada di dalam polygon, jawabannya dianggap benar. Jika tidak, sebuah pesan ditampilkan untuk memberi tahu sejauh mana lokasi yang dipilih meleset dari polygon tersebut.

Kami juga menampilkan histori jawaban pengguna lain sehingga terlihat seberapa kenal pengguna terhadap lokasi-lokasi di Jakarta berdasarkan petunjuk dari foto-foto lawas.

Img

Artikel interaktif ini terbit pada 21 Juni 2016 di https://interaktif.kompas.id/hut_489_jakarta.

Tertarik dengan apa yang Anda lihat?

Saya terbuka untuk proyek lepas dan posisi penuh waktu. Jika Anda butuh seseorang yang terobsesi dengan struktur dan mengirimkan kode yang bersih — mari bicara.

Hubungi Saya

Kisah-kisah Terkait

Terbikin dengan penuh 🤔 oleh Yosef Yudha Wijaya